5 Terdakwa Kasus Perkara Ganja Seberat 1,3 Ton Di Tuntut Di Hukum Mati

5 Terdakwa Kasus Perkara Ganja Seberat 1,3 Ton Di Tuntut Di Hukum Mati – Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) menyelenggarakan sidang tuntutan atas perkara ganja seberat 1, 3 ton yg disibak polisi. Ada lima terdakwa dalam perkara ini, ialah Ri‎szki Albar, Frengky Alexandro, Yohanes Christian, Ade Susilo serta Gardawan.

Sidang diadakan di Ruang Soerjono dengan Ketua Majelis Agus Setiawan, serta dua anggota hakim bernama Ivonne serta Sarjiman. Dalam tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) minta seluruhnya terdakwa dijatuhi hukuman.

” Terdakwa Riszki Albar serta kawan-kawan bisa dibuktikan bersalah mengerjakan tindak pidana permufakatan jahat narkotika atau menantang hukum dengan pidana mati, dengan tanda untuk bukti berbentuk 1, 3 ton ganja, ” kata satu diantaranya JPU, Kurniawan di area, Rabu (19/9/2018).

Dalam tuntutan itu, JPU menilainya seluruhnya terdakwa bisa dibuktikan bersalah serta menyebabkan kerusakan generasi muda. ” Perbuatan mereka dapat menyebabkan kerusakan generasi bangsa bila barang ini tersebar, ” tuturnya.

Hakim berikan waktu hingga sidang seterusnya yg jatuh pada Rabu 26 September 2108.

Selain itu, satu diantaranya kuasa hukum terdakwa Frengky, Fitra menilainya apakah yg dituntut JPU amatlah tidak adil. Menurutnya, banyak terdakwa bukan otak dari perkara ganja ini.

” Mereka ini cuman korban serta diminta. Yg mengatur semuanya ini masihlah DPO. Bawa serta mobil dari Aceh namun otaknya si Iwan tidak ketangkep. Yg utama disini belum pula ketangkep, ” kata Fitra selesai persidangan.

Polda Metro Jaya berbarengan deretan grup narkoba Polres Metro Jakarta Barat awal mulanya menggagalkan penyelundupan 1, 3 ton ganja asal jaringan Aceh. Pengungkapan ini adalah hasil penyelidikan mulai sejak Maret 2017.

Polisi tangkap pengedar di daerah Gambir, Jakarta Pusat. Didapati, ganja itu masuk ke Jakarta lewat pengiriman arah darat dari Aceh.