9 Kecamatan di Ponorogo Rawan Longsor di Musim Penghujan

9 Kecamatan di Ponorogo Rawan Longsor di Musim Penghujan – Musim penghujan beberapa lokasi di Ponorogo mulai dirundung kecemasan. Karena, data dari BPBD Ponorogo, ada 9 kecamatan riskan musibah longsor.

Yaitu Kecamatan Pulung, Ngebel, Sooko, Pudak, Sambit, Sawoo, Slahung, Ngrayun serta Badegan.
Sedang lokasi riskan banjir ada 12 kecamatan. Yaitu, Kecamatan Kota, Siman, Mlarak, Balong, Kauman, Babadan, Sukorejo, Bungkal, Sambit, Sampung, Slahung serta Jenangan.

“Kami telah lakukan beberapa antisipasi dalam melawan musibah banjir,” papar Kabid Kedaruratan serta Logistik Setyo Budiono, Jumat (9/11/2018).

Budi panggilannya, menuturkan pihaknya telah mempersiapkan personil serta fasilitas prasarana. Seperti lakukan penelusuran alat pendeteksi banjir Early Warning Sistem (EWS), normalisasi sungai serta imbauan pada penduduk supaya tidak buang sampah ke sungai.

Sedang untuk lokasi longsor, team BPBD telah memberi imbauan pada penduduk supaya memerhatikan perubahan pergerakan tanah, pohon yang miring, sumber mata air yang keruh, sumur yang keruh serta intensitas hujan saat 2 jam.

“Sangat terpenting mencari tempat aman bila di rasa lingkungannya tidak aman sebab hujan,” tambah ia.

Di tanya awal masuk musim penghujan, lanjut Budi, ada 3 laporan penduduk berkaitan musibah. Terdapatnya laporan longsor di Jalan Raya Jenangan, laporan jembatan ambrol yang dikarenakan konstruksi ringkih ditambah debet air meninggi serta terdapatnya laporan pohon rubuh karena angin puting beliung di Desa Broto.

“Kami mempersiapkan team reaksi cepat, bila ada laporan kami langsung berjalan ke pusat musibah untuk memberi pertolongan pada penduduk. Kami ingin memberi service terunggul terpenting pada musim penghujan ini mengingat Ponorogo riskan musibah longsor serta banjir,” ujarnya.