Bawaslu telah Memverifikasi Dan Memberikan Akreditasi Sebagai Pemantau Pemilu 2019 Pada 51 Lembaga

Bawaslu telah Memverifikasi Dan Memberikan Akreditasi Sebagai Pemantau Pemilu 2019 Pada 51 Lembaga – Komisioner Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Mochamad Afiffudin menyebutkan, udah ada 51 pemantau pemilu 2019 yg tercatat. Banyaknya itu mereka yg cuma mendaftar di Bawaslu serta bukan di KPU.

” Bawaslu udah memverifikasi serta berikan akreditasi jadi Pemantau Pemilu 2019 terakreditasi terhadap setidaknya 51 instansi organisasi, ” kata Afif di Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Selasa (26/3) .

Dari keseluruhan 51 pemantau pemilu, gak seluruhnya itu datang dari dalam negeri. Juga ada pemantau pemilu di luar negeri yg mau turut memonitor Pemilu 2019 di Indonesia.

” Sampai 25 Maret 2019, Bawaslu udah berikan sertifikat terhadap 49 instansi pemantau pemilu dalam negeri serta 2 (dua) instansi pemantau pemilu luar negeri, ” pungkasnya.

Tidak cuman 51 instansi pemantau pemilu yg udah terakreditasi itu, sekarang Bawaslu pun tengah memverifikasi berkas administrasi yg di ajukan oleh enam instansi.

” Dalam menambah kemampuan pemantauan pemilu, Bawaslu mengerjakan pemasyarakatan serta penyelarasan internsif dengan instansi pemantauan pemilu termasuk juga dalam penyampaian laporan perkiraan pelanggaran, ” ujarnya.

Afiffudin menyampaikan, hasil pemantauan dari pemantau pemilu bakal diserahkan terhadap Bawaslu Propinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota sesuai lokasi kerja pemantauan. Bawaslu mengharapkan, banyaknya pemantau pemilu yg daftarkan diri ke Bawaslu senantiasa semakin bertambah.

” Tiap-tiap organisasi yg terbeban buat ikut memonitor pemilu buat membuat pemilu yg luber serta jurdil bisa mendaftarkan di Bawaslu sampai tujuh hari sebelum pungutan suara 17 April 2019, ” katanya.

Ia memberi tambahan, apabila di satu daerah mau ada yg mendaftarkan jadi pemantau pemilu, tak mesti mendaftarkan ke Bawaslu pusat. Mereka dapat mendaftar instansi atau dirinya sendiri ke Bawaslu yg berada pada daerah semasing.

” Pendaftaran pemantau pemilu tidak hanya bisa dilaksanakan di Bawaslu RI. Organisasi yg cuma mau memonitor pemilu di tingkat propinsi bisa mendaftarkan di Bawaslu Propinsi, ” jelas Afif.

” Mengenai, pemantau pemilu yg cuma memiliki rencana memonitor penyelenggaraan pemilu di tingkat Kabupaten/Kota cukuplah daftarkan diri di Bawaslu Kabupaten/Kota, ” sambungnya.