Ganda Putri Indonesia Hadapi Unggulan Pertama Di Semi Final

Ganda Putri Indonesia Hadapi Unggulan Pertama Di Semi Final – Ganda putri Greysia Polii/Apriani Rahayu berhasil melenggang ke sesi empat besar turnamen New Zealand Open Grand Prix Gold 2017. Pasangan senior-junior ini merebut ticket semi final dengan singkirkan Cheng Yu Chieh/Hu Ling Fang (Taiwan), dengan score 21-11, 21-10.

Ini yaitu pertemuan pertama Greysia/Apriani dengan Cheng/Hu. Pasangan asal Indonesia ini mengakui sudah mewaspadai Cheng/Hu yang sudah menundukkan wakil Jepang, Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara, dengan dua game segera, 22-20, 21-14. Di sesi pertama, Matsutomo/Nagahara hentikan perlawanan ganda putri pelatnas, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rosyita Eka Putri Sari dengan score 19-21, 21-19, 21-9.

“Kami belum juga sempat berjumpa lawan hari ini, jadi sebelumnya berlaga kami lebih konsentrasi ke persiapan bermain di alur kami. Di kompetisi barusan kami juga terasa lebih tenang, hingga lebih enak mengatur serangan serta membuat arah shuttlecock, ” ungkap Apriani saat dihubungi Badmintonindonesia. org.

“Hari ini disebut gampang juga tidak, lawan kami yaitu pasangan yang bagus, buktinya mereka dapat menaklukkan pasangan Jepang yang mutunya bagus. Lihat hal semacam ini maka dari itu kami lebih menyiapkan diri sekali lagi, ” lebih Apriani.

Tantangan berat menunggu Greysia/Apriani dalam persaingan perebutan ticket final. Mereka telah dinanti Vivian Kah Mun Hoo/Woon Khe Wei, favorit pertama asal Malaysia. Ke-2 pasangan ini terdaftar belum juga sempat berjumpa. Walau demikian, Greysia yang terlebih dulu berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, beberapa kali sudah bersua Hoo/Woon.

“Dihadapi saja, masalah lawan lebih diunggulkan serta lebih memiliki pengalaman itu tidak ingin sangat kami fikirkan. Saya belum juga sempat berjumpa lawan, jadi besok ingin ‘merasakan’ dahulu melawan mereka. Masalah sasaran, dari pelatih tidak membidik apa-apa, tetapi kami mengharapkan dapat main semaksimal mungkin saja disini, ” papar Apriani yang dengan Greysia jadi juara di Thailand Open Grand Prix Gold 2017.

Indonesia melepaskan lima wakil ke sesi semi-final. Dari bidang tunggal putri, dua pemain pelatnas, Hanna Ramadini serta Fitriani berhasil melaju. Demikian halnya pasangan ganda putra Kenas Adi Haryanto/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Sedang ‘perang saudara’ di ganda kombinasi pada Ronald Alexander/Annisa Saufika melawan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja pada akhirnya dimenangkan oleh Ronald/Annisa.