Janjikan Sepeda Motor Gadis Berusia 15 Th Di Cabuli Oleh Ketua RT

Janjikan Sepeda Motor Gadis Berusia 15 Th Di Cabuli Oleh Ketua RT  – KD, seseorang ketua Rukun Tetangga (RT) di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, dilaporkan ke polisi dikarenakan disangka mencabuli gadis 15 th.. Perbuatan itu ditunaikan aktor sejumlah empat kali dengan iming-iming juga akan dibelikan sepeda motor.

” Korban serta orangtuanya didampingi Instansi Perlindungan Anak Riau telah buat laporan. Masalah ini juga akan segera kita tindak lanjuti, ” tutur Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Jumat (17/11) .

Laporan itu atas sangkaan tindak pidana persetubuhan atau pencabulan anak dibawah usia. Sebelum mencabuli, KD membawa korban ke tempat hiburan malam, serta dipaksa menenggak minuman keras sampai mabuk serta tidak sadarkan diri.

” Dalam laporannya, korban dibawa ke hotel yang berada di Pekanbaru, serta itu yang paling akhir (4) kali di alami korban. Terlebih dulu, telah ada 3 kali korban dicabuli aktor, ” kata Guntur.

Korban lupa kapan momen pencabulan pada dianya saat pertama kalinya berlangsung. Waktu itu, aktor menjanjikan sepeda motor, kalau korban pengen dicabuli. Tindakan cabul aktor jalan lancar, sampai 2 x.

Paling akhir kali, Kamis (16/11) , aktor mengajak korban dari Pelalawan ke Pekanbaru. Tanpa ada berasa berprasangka buruk, orangtua korban mengizinkannya, sebab aktor telah di anggap saudara oleh keluarga korban.

Sesudah tiba di Pekanbaru, aktor pesan kamar hotel, lalu dia mandi. Setelah itu, aktor mengajak korban keliling Pekanbaru. Malam harinya, korban di ajak ke tempat hiburan malam.

” Di tempat hiburan malam itu, aktor memberi minuman keras terhadap korban sejumlah dua gelas. Korban segera tidak sadarkan diri lantaran mabuk, selanjutnya aktor membawanya ke kamar hotel, ” terang Guntur.

Sesudah di hotel, aktor dengan leluasa mencabuli korban. Keesokan harinya, korban juga di ajak pulang ke Pelalawan, selanjutnya korban tidak bercerita apa yang dirasakannya terhadap orangtuanya.

” Aktor juga akan selekasnya di cari untuk disuruhi keterangannya, masalah ini masih tetap kita dalami untuk dilakukan tindakan, ” pungkas Guntur