Kebakaran 34 Kapal Di Muara Baru Sisakan Kepedihan Para Awaknya

Kebakaran 34 Kapal Di Muara Baru Sisakan Kepedihan Para Awaknya – Siang hari di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Cahaya matahari menyilaukan mata. Panas demikian terik menusuk kulit. Beberapa orang memandang laut. Mereka memandang beberapa puluh kapal yg hangus terbakar.
Salah satu bernama Syarif (37), duduk di bangku. Ia kenakan kaos hitam, jeans biru serta topi hitam di kepala. Syarif adalah seseorang karyawan PT. Timur Jaya. Ia telah 2 tahun kerja menjadi teknisi freezer di KM Pesisir 3. Sesehari membekukan ikan-ikan yg sukses diamankan oleh nelayan.

Tetapi, saat ini, Syarif tengah kebingungan pada pulang ke kampung halaman atau bertahan di Jakarta. Ia barusan dilanda tragedi yg membuat kehilangan pekerjaan. Kapal tempatnya mencari nafkah ikut hangus kala kebakaran menyerang.menimpa, Sabtu (23/2) tempo hari.

“Pusing saya. Di sini ingin kerja apalagi gini. Toko toko pada tutup,” ujar ia kala dijumpai di tempat, Minggu (24/2).

Sama juga dengan Oki (35). Mirisnya, tidak hanya berubah menjadi pengangguran. Oki mesti menelan pil pahit. Uang sejumlah Rp 4 juta milik dia hilang.

“Ada 5 orang diatas kapal. Serasi ketahui itu langsung nyelametin diri. Ya itu maka itu gak pernah ngambil apa-apa, pakaian pun hanya ini doang. Tidak hanya pakaian uang pun 4 juta lebih ketinggal di,” tutur Oky.

Selain itu, salah satunya pebisnis juga sekaligus pemilik kapal bernama Anto mesti merumahkan 105 karyawannya. Dikarenakan, tujuh kapal yg tengah bertumpu hangus dilalap si Jago merah.

“Saya liburkan dahulu sesaat waktu,” tutup ia.

Keseluruhan 34 Kapal Terbakar

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priuk, Ajun Komisari Besar Polisi (AKBP) Reynold Elisa Hutagalung mendata banyaknya kapal yg terbakar di dermaga Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara,

“Berdasar pada penelusuran langsung ada 34 kapal yg terbakar. Itu termasuk juga dengan banyaknya bangkai kapal yg tersisa,” kata Reynold kala dihubungi Liputan6.com, Minggu (24/2).

Reynold memaparkan, kebakaran berlangsung Sabtu 23 Februari 2019 sekira jam 15.16 WIB. Api bersumber dari suatu Kapal Motor Artamina Jaya.

“Sebelum peristiwa, ada orang yg ngelas di kapal itu. Perkiraan awal itu pemicunya,” ujar ia.

Reynold meneruskan, api menyebar ke beberapa kapal yg tengah bertumpu di dermaga itu. Terdaftar, keseluruhan 34 kapal kayu hangus terbakar.

Waktu ini, pihaknya mengharap semua kapal keluar dari kolam. Mengingat Lantaran masihlah dalam situasi pendinginan di bangkai-bangkai kapal.