Kenang Masa Kecil, Jokowi Tak Mau Rakyat Indonesia Merasa Takut Tak Bisa Lanjutkan Sekolah

Kenang Masa Kecil, Jokowi Tak Mau Rakyat Indonesia Merasa Takut Tak Bisa Lanjutkan Sekolah – Calon presiden Joko Widodo mengemukakan pidato politik di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat. Jokowi kembali kenang periode kecilnya yang penuh perjuangan.

“Saya tumbuh dari keluarga yang benar-benar simple. Bapak saya udah jualan kayu serta bambu di pasar Gilingan Solo. Dari kecil, saya udah jadi sisi dari kehidupan dari pasar rakyat,” kata Jokowi.

Diluar itu, Jokowi mengemukakan ayahnya nyambi kerja menjadi sopir. Mereka tinggal di bantara sungai serta melakukan kehidupan yang bahagia. Akan tetapi menjadi rakyat kecil, Jokowi rasakan digusur. Ia pun mengatakan keluarga miskin di Indonesia senantiasa dihantui perasaan ketakutan tak dapat meneruskan sekolah. Tak dapat membayar ongkos berobat.

“Saya berkeinginan rakyat Indonesia mesti bebas dari perasaan ketakutan semacam itu,” tegas Jokowi.

Sesudah itu Jokowi mengatakan bersukur dapat lulus dari kampus. Ia lantas kerja dari bawah di Aceh.

“Saya terasa perjuangan mencari kerja yang tak gampang. Alhamdulillah pertama kerja di aceh. Saya sayang pada bumi serta rakyat Aceh. Saya memahami keanekaragaman,” kata Jokowi.

Sesudah itu Jokowi kembali lagi Solo. Menjadi pebisnis kecil, ia terasa sulitnya mengelola izin usaha. Lantas ada masalah mencari modal usaha serta tembus pasar.

“Saya mau semua pebisnis di Indonesia punyai peluang yang sama untuk maju,” kata Jokowi.

Jokowi juga berterima kasih atas andil istri. Menurut dia wanita punyai andil besar untuk keluarga, penduduk, negara serta bangsa.