Mahasiswa Terduga Jual Liquid Vape Narkoba Di Tangkap

Mahasiswa Terduga Jual Liquid Vape Narkoba Di Tangkap – Direktorat Narkoba Polda Jambi tangkap seseorang mahasiswa di satu diantara kampus negeri di Jambi berinisial ZM lantaran berperan jual narkotika. Narkotika yang dijualnya itu yakni berwujud liquid vape cairan rasa untuk rokok elektrik yang memiliki kandungan type cannabidiol atau ganja cair asal Inggris di account jejaring sosial Instagram punya dia.

“Terduga ini merupakan mahasiswa di satu diantara universitas negeri di Jambi. Dia kita tangkap lantaran pasarkan liquid vape yang memiliki kandungan ganja cair asal Inggris di account Instagram punya dia pada pemakai vape di Jambi,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi Kombes Eka Wahyudianta pada wartawan di Mapolda Jambi, Jalan Jenderal Sudirman, Thehok, Kota Jambi, Senin (27/5/2019).

Tidak cuman jadi mahasiswa, ZM didapati adalah selebgram vape asal Jambi. Dia didapati udah jadi selebgram vape semenjak 2015 lalu serta udah di kontrak beberapa perusahaan liquid vape dari dalam negeri serta luar negeri.

Cuma, kesempatan ini terduga diamankan seusai mengedarkan liquid vape memiliki kandungan ganja cair asal Inggris itu pada media sosialnya untuk dipromosikan pada warga.

Dalam mengedarkan liquid vape memiliki kandungan ganja itu ZM memperoleh gaji sebesar US$ 300 atau Rp 4 juta per bulan kalau bisa jual barang itu sampai habis terjual.

“Jika itu terjual semua, gaji yang didapat terduga ini cukup besar, US$ 300 atau Rp 4 juta-an. Untuk awal pertama liquid vape berisi ganja cair itu dikasihkan dengan gratis dahulu untuk dipublikasikan. Kalau suka, baru selanjutnya sesudah itu di jual. Tapi beruntungnya barang itu belum disebarkan segalanya,”kata Eka.

Dari info polisi, tanda untuk bukti liquid vape itu dikirim melalui pos lewat Jakarta. Selanjutnya lolos serta masuk ke Jambi. Terduga pula waktu dicheck polisi sudah sempat mengaku tahu kalau liquid vape yang dipromosikannya itu memiliki kandungan narkotika.

Akan tetapi, masa diberi pertanyaan wartawan, WN akui tak tahu kalau liquid vape yang dipromosikannya itu memiliki kandungan ganja cair asal Inggris.

“Tidak jelas saya pak,” papar terduga ZM singkat sembari menunduk pada wartawan.

Waktu ini polisi bersama-sama faksi Bea-Cukai Jambi masih memahami masalah liquid vape untuk rokok elektrik yang memiliki kandungan narkotika itu. Polisi pula mengambil alih 9 botol liquid vape itu jadi tanda untuk bukti dari tangan terduga.