Mobil BPBD Terperosok Masuk Sungai Sepulang dari Lokasi Longsor di Jember

Mobil BPBD Terperosok Masuk Sungai Sepulang dari Lokasi Longsor di Jember – Mobil Team Reaksi Cepat (TRC) Tubuh Penanggulangan Petaka Daerah (BPBD) Jember alami kecelakaan di Jalan Dusun Darungan, Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru. Mobil model pikap itu terjebak masuk sungai sepulang dari tempat petaka longsor di seputar Pabrik Teh Gunung Gambir, Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru.

Dalam malapetaka itu, 3 orang dibawa ke Puskesmas Sumberbaru untuk mendapatkan perawatan sebab alami luka gampang. Sesaat 4 personil yang lain mesti dibawa ke RSD Jatiroto, Lumajang, sebab butuh kontrol seterusnya.

Kecelakaan tunggal itu karena disebabkan elemen kepayahan. Sopir mobil dikira mengantuk selesai mengerjakan pekerjaan kemanusiaan menunjang korban petaka.

“Waktu ini tetap dikerjakan kontrol terhadap beberapa korban luka gampang. Sesaat 4 personil yang lain tetap di RSD Jatiroto untuk menekuni kontrol seterusnya,” kata Kabid Kedaruratan serta Logistik BPBD Jember Heru Widagdo waktu dilakukan konfirmasi wartawan, Minggu (16/12/2018).

Kecelakaan tunggal itu, lanjut Heru, berlangsung tadi siang waktu perjalanan pulang kembali lagi Mako Pusdalops BPBD Jember, di Jalan Danau Toba, Kecamatan Sumbersari. Waktu itu, mobil disopiri petugas BPBD Jember Sukirno.

Dalam perjalanan, mobil tak diduga oleng ke kanan serta masuk ke sungai. Dikira sopir gak sanggup mengontrol laju mobil sebab kepayahan.

“Kecelakaannya waktu perjalanan pulang, sehabis team bekerja menunjang korban petaka. Mungkin sebab elemen kepayahan. Waktu ini tetap dikontrol intens. Untuk ongkos kontrol, beberapa anggota udah diikutkan BPJS Ketenagakerjaan,” papar Heru.

Untuk korban yang mendapat perawatan di RSD Jatiroto, Lumajang, atas nama Budi, Frans, Pria, serta Abu. Sedang yang dirawat di Puskesmas Sumberbaru, cuma alami luka gampang, atas nama Sukirno, Juan, serta Adit.

“Keadaan mobil sendiri alami rusaknya pada kaca serta kap. Kami udah koordinir dengan Polsek Sumberbaru untuk mengerjakan penilaian,” pungkas Heru.