Sedang Berpesta Sabu, Istri Wakil Wali Kota Gorontalo Dibekuk BNN

Sedang Berpesta Sabu, Istri Wakil Wali Kota Gorontalo Dibekuk BNN – SD, istri Wakil Wali Kota Gorontalo Charles Budi Doku di tangkap Tubuh Narkotika Nasional Propinsi (BNN) dalam masalah narkoba. Hasil tes urine SD, positif mempunyai kandungan metamfetamin.

Kepala BNNP Gorontalo, Brigjen Polisi Oneng Subroto mengungkap, tes urine segera dikerjakan selesai menangkap SD dengan partnernya berinisial LM di diantara tempat tinggal di Jalan Cokroaminoto Kota Gorontalo, yang disangka mengkonsumsi sabu.

” Sekarang ini status keduanya masih tetap terperiksa, kami juga belum juga lakukan kontrol kelanjutan karna lihat keadaan dari keduanya yang masih tetap shock, ” tuturnya di Gorontalo, Rabu (3/1) . Dikutip dari Pada.

Oneng juga mengungkap kalau sesuai sama laporan, SD pernah kelenger sampai 3x waktu mau disuruhi info penyidik.

” Yang pasti ke-2 wanita ini belum juga ditahan, namanya ibu-ibu masih tetap shock serta belum juga dapat ditindak, ” ungkap dia.

Disamping itu, Salahudin Pakaya Kuasa Hukum dari SD mengemukakan kalau keadaan clientnya sekarang ini dalam kondisi sehat.

” Saya memohon supaya kita menghormati sistem hukum ini, biarlah rekan-rekan penyidik dari BNNP untuk bekerja. Kami bertugas jadi kuasa hukum bekerja dengan jenis serta langkah kami untuk lakukan pembelaan pada yang berkaitan, ” ucapnya.

Salahudin mengungkap pihaknya mau lihat langkah apa yang di ambil, seperti sistem permohonan info serta dapat diperpanjang sepanjang tiga hari.

” Sekarang ini statusnya belumlah ada, berarti yang berkaitan belum juga dapat dikatakan sebagai tersangka atau tetap dalam konteks jadi terperiksa, ” tegasnya.

Ia mengungkap kalau tim kuasa hukum dari SD yang sejumlah sembilan orang itu selalu lakukan sistem pendampingan.

SD di tangkap Selasa, (2/1) jam 22. 00 WITA di Jalan Cokroaminoto, Kota Gorontalo. Keduanya di tangkap tengah memakai narkoba dirumah punya LM.

” Setelah mendatangi tempat tinggal itu kami mendapatkan bermacam tanda untuk bukti, dimulai dengan alat isap sabu-sabu atau bong, dan paket kecil kristal, ” tangkisnya.

Ia menyatakan kalau tanda untuk bukti yang diketemukan masih tetap mau ditest laboratorium di Balai POM karna jumlahnya yang sedikit, andaikata memanglah dapat di buktikan yaitu narkoba, jadi telah di pastikan status mereka mau jadi tersangka.