Seorang Bintang Media Sosial Irak Tewas Ditembak di Baghdad

Seorang Bintang Media Sosial Irak Tewas Ditembak di Baghdad – Seseorang bintang sosial media Irak yang bekas Miss Baghdad, Tara Fares, meninggal ditembak di Baghdad, Irak. Beberapa pria bersenjata menembak Fares waktu dia tengah berkendara.

Sabtu (29/9/2018), kematian Fares yang berumur 22 tahun ini sudah di konfirmasi oleh beberapa petinggi keamanan ditempat. Sebelum insiden penembakan yang menewaskan Fares ini berlangsung, beberapa wanita punya pengaruh yang lain meninggal dalam beberapa insiden terpisah.

Pada Jumat (28/9) waktu ditempat, Perdana Menteri (PM) Irak, Haider al-Abadi, sudah memerintah dikerjakannya penyelidikan pada kematian Fares serta insiden-insiden yang lain. Kementerian Dalam Negeri Irak pimpin penyelidikan atas insiden-insiden ini.

Fares yang bekas Miss Baghdad serta runner-up pertama Miss Iraq ini meninggal dibunuh pada Kamis (27/9) waktu ditempat. Dijelaskan Kementerian Dalam Negeri Irak dalam pengakuannya jika beberapa pria bersenjata melepas tembakan ke arahnya di ruang Camp Sarah, Baghdad.

Jubir Kementerian Dalam Negeri Irak, Mayor Jenderal Saad Maan, menyebutkan ada dua aktor yang menumpang sepeda motor serta melepas tembakan mengarah Fares waktu dia tengah berada di dalam mobilnya.

Di Irak, Fares diketahui akan tampilan serta postingannya yang berani di sosial media. Account Instagram Fares yang bernama @its.tarafares didapati mempunyai hampir 3 juta followers. Wanita muda penganut Nasrani ini mempunyai bapak seseorang masyarakat Irak serta ibu seseorang masyarakat Libanon. Fares didapati tinggal di lokasi Erbil akan tetapi sering berkunjung ke ibu kota Baghdad.

Kematian Fares berlangsung dua hari sesudah seseorang wanita aktivis HAM ditempat, Suaad al-Ali, meninggal ditembak di kota Basra. Sumber-sumber keamanan menyebutkan Al-Ali meninggal ditembak oleh seseorang pria bersenjata yang tidak didapati identitasnya, dalam suatu pasar outdoor ditempat.

Bulan lantas, dua wanita yang diketahui dalam industri kecantikan Baghdad juga diketemukan meninggal dalam dua insiden terpisah.

Rafeef al-Yaseri yang dijuluki ‘Barbie of Iraq’ diketemukan meninggal di dalam tempat tinggalnya di Baghdad pada 16 Agustus kemarin. Di Irak, Al-Yaseri diketahui menjadi dokter bedah plastik serta sempat mengadakan program nasional untuk masalah kesehatan wanita. Satu minggu lalu, Rasha al-Hassan, diketemukan meninggal di dalam tempat tinggalnya. Al-Hassan adalah pemilik serta manajer Viola Beauty Center di Baghdad.

Pemicu kematian Al-Yaseri serta Al-Hassan belumlah didapati tentu. Ke-2 masalah itu juga kematian Al-Ali masih tetap diselidiki oleh otoritas Irak. Tidak didapati tentu apa kematian beberapa wanita punya pengaruh itu sama-sama terkait.