Tottenham Seperti Kehilangan Tajinya Saat Kane Absen

Tottenham Seperti Kehilangan Tajinya Saat Kane Absen – Pertanyaannya sekarang, dapat apakah Tottenham Hotspur tiada Harry Kane? Karena statistik bicara begitu utamanya Kane untuk Lilywhites.

Di dalam perebutan gelar juara Premier League dengan Liverpool serta Manchester City, Spurs justru mesti kehilangan Kane yang mendapatkan cedera sendi waktu ditaklukkan Manchester United 0-1. Kane juga divonis mesti mangkir sekurang-kurangnya tiga bulan.

Itu berarti Kane akan melupakan banyak pertandingan di Premier League, lantas semi final Piala Liga Inggris, Piala FA, serta dua leg 16 besar Liga Champions kontra Borussia Dortmund. Akan tetapi, yang lebih mencemaskan ialah lihat kesempatan Spurs di lapangan tiada kedatangan Kane.

Karena Opta tampilkan data jika Spurs seperti kehilangan tajinya waktu Kane mangkir. Tersebut statistik berkaitan peranan penting Kane untuk Spurs.

60,9 – Prosentase kemenangan Spurs dengan serta tiada Kane di semua pertandingan ialah 57 % dan 55 % semenjak Mauricio Pochettino melatih di awalnya musim 2014/2015. Meskipun begitu, di Premier League, prosentase kemenangan sampai 60 % per pertandingan – banding dengan rasio 38,5 % (lima dari 13 pertandingan) saat Kane tidak main.

2 – Serta statistik yang semakin memperkuat peranan Kane untuk Spurs ialah mereka cetak rataan dua gol per pertandingan di Premier League saat Kane bermain, lantas turun mencolok ke 1,2 gol per pertandingan saat Kane mangkir. Tetapi, di pertandingan Eropa, Spurs malah seimbang dengan rataan 1,9 gol per pertandingan, tanpa atau dengan kedatangan Kane.

119 – Di masa Pochettino, Kane cetak gol paling banyak di liga dengan 119 gol – 36 % dari keseluruhan gol Spurs yang sampai 333.

13 – Leicester City patut berlega hati sebab mereka tidak mesti bertemu dengan Kane pada 10 Februari. Karena, Kane cetak 13 gol dari 12 pertemuan kontra Foxes, delapan salah satunya jadi starter. Rasionya satu gol per 60 menit.

56,8 – Prosentase kemenangan Tottenham saat Fernando Llorente bermain, semenjak ia gabung pada Agustus 2017. Rasio itu naik ke angka 70 % di semua pertandingan saat ia tidak bermain, sesaat di Premier League selisihnya melebar kembali – 50 berbanding 76,5 %.

Jadi, ingin beli penyerang baru kah, Spurs?